
Anak yatim dan disabilitas foto bersama panitia usai menerima sejumlah dana dan paket,Kamis (27/3/2025).(Foto/Ist)
Pidie - Karang Taruna Lada Sicupak, Gampong Lada Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, menyantuni sebanyak 22 anak yatim-piatu dan 11 orang penyandang Disabilitas, dipusatkan di dayah Gampong Lada kecamatan Mutiara Timur, Kamis (27/3/2025)
Kegiatan dihadiri ratusan warga tersebut dirangkai dengan acara buka puasa bersama seluruh masyarakat.
Menurut ketua panitia santunan
anak yatim dan penyandang Disabilitas Gampong Lada, Fauzi Hasyim, SHi, pihaknya telah menggalang dana sejak beberapa pekan sebelumnya dengan terkumpul sebanyak Rp 61.126.000 juta.
Semua dana yang terkumpul kami gunakan untuk menyantunianak yatim sebanyak 22 orang yatim-piatu dan 11 orang penyandang Disabilitas
Kegiatan mendapat dukungan penuh Keuchik Gampong Lada, Tgk Razali M.Taleb AMd dan seluruh perangkat gampong berjalan lancar.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Karang Taruna Lada Sicupak menyantuni anak yatim-piatu dan penyandang Disabilitas dalam lingkungan masyarakat Gampong Lada," kata Ketua panitia pelaksana santunan Fauzi Hasyim didampingi sekretaris Muhammad Faisal.
Menurut Tgk Fauzi, penangung jawab anak yatim Gampong Lada, dana tersebut merupakan sumbangan masyarakat gampong Lada, baik yang berada di gampong maupun yang dirantau, juga ada donatur masyarakat lainnya,bahkan ada dari donatur Malaysia.
Tgk Fauzi, mengharapkan agar kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahun, terimakasih atas kerjasama dan bantuan dari masyarakat.
Harapan agar kedepan kerjasama ini bisa ditingkatkan lagi dan dana terkumpul juga bisa lebih besar lagi.
Karena kegiatan ini sangat mulia dihadapan Allah SWT, semoga Allah akan melipatgandakan pahala saudara-saudara semuanya.
Ketua Karang Taruna Lada Sicupak, Deky Fitriadi kepada mengatakan, santunan yang diberikan bagi setiap anak yatim-piatu itu masing-masing Rp Rp 2.300.000 juta dan disabilitas mendapakan dana sebesar Rp 522 ribu, selain dana mereka juga menerima paket, berupa satu sak beras dan sirop, jelasnya.
Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pemuda dan masyarakat serta donatur yang sudah berpartisipasi sehingga suksesnya penyantunan anak yatim di Gampong Lada.
Selain itu, kami memohon maaf apabila dalam kegiatan ini, mulai dari pengalangan dana sampai pelaksanaan terjadi berbagai kekurangan dan kesilapan, ungkap Deky.
Kesyik Gampong Lada Razali, M.Taleb, Amd mengatakan program saling berbagi menjelang lebaran Idul Fitri yang dilakukan Karang Taruna Lada Sicupak ini patut menjadi perhatian semua pihak.
Kegiatan merupakan rangkaian agenda tahunan organisasi pemuda Karang Taruna Lada Sicupak yang dilakukan pada setiap 27 Ramadhan, jelas Tgk Razali
Menurut Tgk Razali Taleb AMd, ini terlaksana wujud kepedulian Karang Taruna Lada Sicupak yang konsisten menyantuni anak yatim dan disabilitas pada setiap menjelang lebaran Idul Fitri.
"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasai dan mendukung penuh kepedulian, kerjasama serta kekompakan dan kebersamaan pemuda Gampong Lada dalam kegiatan saling berbagi dan meringankan beban hidup anak yatim dan disabilitas," ujar Tgk Razali.
Ini merupakan hasil kolaborasi antara pemuda dan orang tua, didujung para donator, semuanya bersinergi sehingga lahirnya program yang bermanfaat bagi masyarakat, ungkapnya.
Sehari sebelumnya anak yatim Gampong Lada dusun meunasah kulam juga melakukan santunan dengan jumlah dana terkumpul di dusun meunasah kulam Rp 30.245.000, jelas Tgk Razali didampingi sekdes Azwar Johan.
Jadi kalau kita jumlahkan dengan dana santunan hari ini, hampir seratus juta terkumpul, sungguh jumlah yang sangat kuar biasa, ungkap Tgk Razali.
"Saya berharap program peduli masyarakat seperti ini perlu dipertahankan hingga berkelanjutan demi peduli anak yatim dan disabilitas warga dalam menghadapi hari kemenangan di setiap tahunnya," ujar Tgk Razali Taleb.
Turut hadir Ketua Keluarga Ureung Pidie (KUPI) Jakarta, ustad DR.Saiful Rahmad Adam yang merupakan putra Gampong Lada, Ummi Siti Hawa anggota DPRK Pidie, masyarakat Gampong Lada yang sedang mudik dari sejumlah daerah serta sejumlah pemuda dan warga masyarakat, baik putra maupun putri.[Hamdani]